Filed under: At Daddy's Room
Untuk setiap tarikan nafas selama 25 tahun, terimakasih
Untuk setiap elusan di kepalaku tiap kali kumengadu, terimakasih
Untuk setiap gelak karena mendengar tawaku, terimakasih
Untuk tiap pintu yang Kau bukakan karena ketukanku, terimakasih
Untuk tiap pintu terbuka yang bahkan tak kulihat, terimakasih
Untuk tiap “Tidak” yang akhirnya mendewasakanku, terimakasih
Untuk tiap cinta yang pernah Kau taruh di hatiku, terimakasih
Untuk tiap senyumanMu yang meyakinkan hatiku, terimakasih
Untuk uluran tanganMu tiap kali aku jatuh karena menggenggam banyak hal, alih-alih tanganMu, terimakasih
Ini keinginan tulusku Bapa,
Aku ingin menjadi lebih baik lagi
Aku tak ingin mengecewakan orang-orang yang menaruh harapan padaku
Aku ingin menjadi ‘boru panggoaran’ yang menyenangkan orang tua
Aku ingin menjadi kakak kesayangan
Aku ingin menjadi teman dan sahabat yang setia
Aku ingin kelak menjadi istri yang membanggakan,
Menantu yang disayang
Dan ibu yang terbaik
Aku tak meminta jadi wanita sempurna, Bapa
Aku tak meminta berubah jadi mawar
Aku juga tak meminta ditempatkan di taman puncak bukit
Tapi izinkan aku menjadi cantik di tengah belukar
Tetap tumbuh kuat di tengah onak duri
Terima kasih
Aku mengasihiMu Bapa
Amin

Imme, harusnya ditambah:

Comment by daniel harahap 05.03.08 @ 5:07 pmaku ingin jadi diriku sendiri.
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>