25 on 25 : Doa Dandelion
Friday April 25th 2008, 12:44 am
Filed under: At Daddy's Room

Untuk setiap tarikan nafas selama 25 tahun, terimakasih

Untuk setiap elusan di kepalaku tiap kali kumengadu, terimakasih

Untuk setiap gelak karena mendengar tawaku, terimakasih

Untuk tiap pintu yang Kau bukakan karena ketukanku, terimakasih

Untuk tiap pintu terbuka yang bahkan tak kulihat, terimakasih

Untuk tiap “Tidak” yang akhirnya mendewasakanku, terimakasih

Untuk tiap cinta yang pernah Kau taruh di hatiku, terimakasih

Untuk tiap senyumanMu yang meyakinkan hatiku, terimakasih

Untuk uluran tanganMu tiap kali aku jatuh karena menggenggam banyak hal, alih-alih tanganMu, terimakasih

Ini keinginan tulusku Bapa,

Aku ingin menjadi lebih baik lagi

Aku tak ingin mengecewakan orang-orang yang menaruh harapan padaku

Aku ingin menjadi ‘boru panggoaran’ yang menyenangkan orang tua

Aku ingin menjadi kakak kesayangan

Aku ingin menjadi teman dan sahabat yang setia

Aku ingin kelak menjadi istri yang membanggakan,

Menantu yang disayang

Dan ibu yang terbaik

Aku tak meminta jadi wanita sempurna, Bapa

Aku tak meminta berubah jadi mawar

Aku juga tak meminta ditempatkan di taman puncak bukit

Tapi izinkan aku menjadi cantik di tengah belukar

Tetap tumbuh kuat di tengah onak duri

Terima kasih

Aku mengasihiMu Bapa

Amin

Cake





     
1 Comment so far

Imme, harusnya ditambah:
aku ingin jadi diriku sendiri.
:-)

Comment by    daniel harahap 05.03.08 @ 5:07 pm



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

(required)

(required)